Breaking News

Waspada Merusak Cat Karena sering Memoles Bodi


Penyuplai layanan poles mobil atau salon mobil semakin menjamur, termasuk juga yang disiapkan bengkel sah pabrikan. Ini pasti akan memudahkan pemilik kendaraan buat selalu mengawasi penampilan mobilnya. 

Tetapi, memoles exterior mobil nyatanya tidak dapat asal-asalan. Ada aturan-aturan yang butuh dilihat, supaya tidak justru berpengaruh negatif. 

Buddy Sukmawan, Kepala Bengkel BP Auto2000 Singosari mengutarakan, yang butuh dilihat ialah berkaitan denganintensitas atau waktu memoles. Jangan pernah dikerjakan sering atau begitu jarang. 

“Karena saat kita memoles itukan ada beberapa bagian yang terkikis. Nah cat itu kan lapisannya cuma 20-40 mikron. Resikonya jika susunan teratas atau clear coat (varnish) semakin tipis yang pada akhirnya sampai pada susunan cat,” sebut Buddy. 

Berkaitan dengan waktu, paling baik itu di tiga bulan sekali, lebih buat mobil yang seringkali parkir di ruang terbuka serta terkena cahaya matahari langsung dan terserang hujan. 

“Tapi jika pemilik tidak demikian seringkali memakai mobilnya untuk melakukan aktivitas, serta memarkirkan kendaraannya tidak asal-asalan —terpapar matahari, serta debu— intensitas memoles mobilnya dapat lebih lama ,” katanya. 

Selanjutnya, dia menerangkan jika hal-hal lain yang butuh dilihat ialah kualitas produk poles yang dipakai. Direferensikan untuk memakai yang waterbase bukan yang berbasiskan silikon, sebab dapat berpengaruh negatif pada permukaan mobil. 

“Memang silikon itu memang memudahkan untuk memburu cepat kinclong, tetapi itu dapat kurang baik pada body mobil terutamanya saat mobil akan dicat . Kebanyakan memakai silikon dapat memunculkan yang namanya mata ikan (fisheye) diatas cat, saat pengecatan akan memiliki masalah, karena itu jika cocok ingin dicat dicuci bersih sampai kandungan silikonnya habis, baru dicat,” sebut Buddy. 

Supaya Tidak Seringkali Poles 

Nah agar mobil tidak seringkali dipoles, Buddy memberi trick simpel. Paling terutamanya ialah rutinitas dalam memarkirkan kendaraan. 

“Artinya janganlah diletakkan di ruangan terbuka terus menerus atau sering dibawah pohon. Ya normal saja asal tidak terkena matahari langsung,” katanya. 

Lalu lakukan , saat mobil diguyur hujan, mobil semestinya disiram air biasa atau dicuci, serta dilap. Ini tentunya menghindarkan berlangsungnya bercak atau kerak air yang dapat muncul di permukaan body. 

“Tidak dianjurkan sebetulnya memakai cover mobil, sebab cemas bahan cover mobil dapat bersenyawa dengan cat mobil, atau berbahan luntur lalu melekat di cat mobil,” kata Buddy.

Tidak ada komentar