Breaking News

Setelah Diet Berat Badan Naik Lagi, Berikut Cara Menghindari


Beberapa jenis diet ketat, terutama yang menekankan pengurangan asupan kalori dan penurunan berat badan secara drastis, bisa menurunkan laju metabolisme tubuh. Metabolisme sendiri ialah proses tubuh mengubah zat gizi yang masuk menjadi sumber energi.

Saat merasakan penurunan berat badan, tubuh dipaksa guna memecah cadangan energi yang ada di dalam otot sampai-sampai massa otot menurun dan berat badan berkurang. Berat badan saling bersangkutan dengan laju metabolisme. Akibat berat badan menurun, laju metabolisme juga menjadi lambat.

Di samping itu, tubuh pun akan mengerjakan mekanisme perlindungan diri saat merasakan penurunan berat badan secara besar-besaran. Salah satunya ialah dengan mengucapkan sinyal lapar dari benak ke semua tubuh sampai-sampai jumlah energi yang dihanguskan turut berkurang.

Mengatur metabolisme memang tidaklah mudah, namun Anda bisa menyiasatinya dengan menata pola makan, gaya hidup, dan banyaknya energi yang dihanguskan dari kegiatan fisik. Berikut ialah beberapa urusan yang bisa Anda coba.

1. Lakukan olahraga intensitas tinggi

Olahraga intensitas tinggi menolong meningkatkan metabolisme sebab jenis olahraga ini melibatkan gerakan tubuh yang cepat dan intens. Tak melulu itu, olahraga intensitas tinggi pun dinilai lebih efektif untuk menghanguskan lemak.

2. Lakukan pekerjaan aerobik

Kegiatan aerobik adalah salah satu teknik paling efektif untuk menghanguskan energi. Cobalah sejumlah kegiatan aerobik laksana berjalan, berenang, atau bersepeda sekitar 30 menit. Lakukan sekitar 5 hari dalam seminggu, serta tidak boleh lupa berikan jeda sekitar 10 menit dalam masing-masing kegiatan.

3. Lakukan olahraga kekuatan

Membangun massa otot akan menolong meningkatkan laju metabolisme. Guna mendapat massa otot yang besar, anda dapat mengerjakan olahraga yang melibatkan kekuatan otot dada, perut, pundak, dan kaki. Salah satu jenis olahraga yang dapat Anda lakukan ialah angkat beban.

4. Minum lebih banyak

Minum air putih, khususnya air dingin, dapat menolong meningkatkan metabolisme dalam rentang masa-masa tertentu. Hal ini didukung oleh sejumlah penelitian yang mengejar bahwa meminum 500 mL air dapat menambah laju metabolisme sejumlah 10-30% sekitar satu jam.

5. Makan pedas dan minum teh

Beberapa jenis makanan dan minuman dipercayai dapat menambah laju metabolisme. Teh hijau dapat menambah metabolisme sampai 4-5 persen, sedangkan teh oolong dapat menambah metabolisme dan pembakaran lemak sampai 10-17 persen.

Mengonsumsi kopi dan makanan pedas juga dipercayai dapat menambah metabolisme. Meski demikian, urusan ini tidak begitu efektif dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Laju metabolisme berperan urgen dalam mengawal berat badan tetap stabil. Meski metabolisme tidak bisa dikendalikan secara penuh, pelbagai tips di atas dapat menolong Anda mengawal metabolisme tidak turun ketika tubuh kehilangan berat badan.

Dengan begitu, kita tetap dapat menjalani diet secara efektif tanpa khawatir berat badan bakal kembali naik.

Tidak ada komentar